3/15/10

Prinsip - prinsip dasar mengatur equalizer


Pada saat masuk kedalam blog pribadi saya ini, beberapa kali saya melihat melalui feedjit tentang banyaknya pengunjung yang masuk dan mencari informasi seputar permasalahan mengatur equalizer. Atas dasar kondisi demikian, rasanya saya memang harus menulis mengenai pengaturan equalizer sebagaimana kebiasaan yang saya lakukan di studio, terlepas dari tidak adanya istilah salah dan benar dalam keseluruhan proses mixing termasuk dalam pengaturan equalizer.
Memang pada prakteknya cara mengatur equalizer akan sangat bergantung dari karakter sound yang telah direkam, karakter sound yang ingin dicapai, keselarasan sebuah sound dengan sound lainnya, genre music yang di mixing dan lain lain, namun bagaimanapun saya pikir tidak ada salahnya untuk memberikan informasi tentang cara mengatur equalizer ini, yang paling tidak dapat dijadikan sebagai starting point pada saat mixing track per track ataupun finalizing pada saat mastering nantinya. Jadi pada artikel-artikel saya selanjutnya saya akan coba memberikan panduan bagaimana cara mengatur equalizer track per track, instrument per instrument. Namun sebelum itu, terlebih dahulu saya ingin memberikan informasi tentang beberapa jargon yang merupakan prinsip dasar dalam mengatur equalizer yaitu memfilter, memotong dan menaikkan gain frekuensi.


Filtering

Filtering merupakan istilah untuk memangkas habis gain dari frekuensi-frekuensi tertentu. Filtering yang paling umum digunakan adalah filter untuk memotong frekuensi low yang biasa disebut dengan low cuts (disebut juga dengan high-pass filters) dan filter untuk memotong frekuensi high yang disebut dengan high-cuts (disebut juga dengan low-pass filters).
Filter lain yang juga sering digunakan adalah band-pass filters yang berarti meninggalkan frekuensi tertentu yang diinginkan sambil memangkas habis frekuensi lainnya, dan notch filters yang berarti memangkas habis salah satu frekuensi


Cutting

Memperbaiki sound biasanya dilakukan dengan cara mencari frekuensi yang bermasalah dan memotong atau menurunkannya menggunakan equalizer. Proses ini disebut dengan cutting. Selain memperbaiki sound, proses cutting frekuensi menggunakan equalizer juga biasa dilakukan untuk memberi ruang untuk ditempati oleh instrument lain agar dapat terdengar terpisah satu sama lainnya.


Boosting atau Enhancing

Dalam sebuah lagu terkadang ada salah satu atau beberapa track instrument ataupun vocal yang ingin lebih ditonjolkan, dipoles ataupun diberi karakter. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menaikkan beberapa frekuensi “kunci” dengan equalizer, misalkan dengan menaikkan frekuensi 5 kHz agar track vocal terdengar lebih jelas, menaikkan frekuensi 2-4 kHz pada kick drum agar lebih terdengar memiliki “metal sound” dan lain-lain. Proses menaikkan gain salah satu atau sebagian frekuensi ini disebut dengan boosting atau enhancing.

Untuk pembahasan selanjutnya tentang pengaturan equalizer ini, anda dapat membaca artikel saya yang berjudul "panduan mengatur equalizer pada saat mixing dan mastering"


Andrian Roult

Artikel terkait