2/9/11

Elemen control dan cara setting compressor saat mixing (bag II )

Langkah 3 :
Atur ratio sesuai dengan karakter sound yang dibutuhkan. Drum dan vocal umumnya memiliki konfigurasi ratio 2:1 hingga 5 :1, bass guitar 4 : 1 , electric guitar antara 2 :1 hingga 8 :1, dst

Langkah 4:
Kombinasikan ratio dan threshold tersebut untuk mendapatkan hasil output yang terbaik

Langkah 5:
Atur kombinasi antara attack dan release. Attack yang lebih lambat biasanya dibutuhkan pada saat mixing, mastering atau beberapa keperluan lain. Sementara attack yang cepat umumnya dibutuhkan untuk mengkompresi sound yang memiliki sinyal lebih dinamis atau fluktuatif . Bergantung dari keperluannya, release control pada effect compressor biasanya diatur dengan acuan bahwa semakin lambat, maka akan membuat sound semakin terasa natural

Langkah 6:
Atur kombinasi antara make up gain dan output untuk membuat level sinyal tetap rata tanpa menambahkan noise yang tidak dikehendaki

Langkah 7:
Tentukan pilihan antara hard knee dan soft knee. Elemen tersebut dipilih tergantung dari material sound yang dikerjakan. Hard knee biasanya dipilih untuk sound bass, drums, guitar dan suara-suara perkusif lainnya, sementara soft knee biasanya dipilih untuk kompresi track vocal atau beberapa part dari suara guitar tertentu.


Sebagai tips yang bisa anda jadikan referensi untuk konfigurasi audio compressor, konfigurasi yang biasa saya gunakan pada saat mixing, adalah sebagai berikut:

Setting / konfigurasi compressor untuk track vocal
Attack : Fast
Release : 0-5 sec
Ratio : 2:1
Knee : Soft Knee
Gain reduction : -3-8 dB


Setting / konfigurasi compressor untuk accoustic guitar
Attack : 5-10 ms
Release : 0-5 sec
Ratio : 5 : 1
Knee : Soft Knee
Gain reduction : -5-15dB

Setting / konfigurasi compressor untuk electric guitar
Attack : 2-5 ms
Release : 0-5 sec
Ratio : 8 : 1
Knee : Hard Knee
Gain reduction : -5-15dB


Setting / konfigurasi compressor untuk kick & snare
Attack : 1-3 ms
Release : 0.2 sec
Ratio : 5 : 1
Knee : Hard Knee
Gain reduction : -5-15dB


Setting / konfigurasi compressor untuk bass :
Attack : 1-10 ms
Release : 0.5 sec
Ratio : 4 : 1
Knee : Hard Knee
Gain reduction : -5-15dB


Setting / konfigurasi compressor untuk mix :
Attack : Fast
Release : 0.4 sec
Ratio : 2 : 1
Knee : Soft Knee
Gain reduction : 2-10 dB


Setting / konfigurasi compressor untuk beberapa kebutuhan lainnya secara umum :
Attack : Fast
Release : 0.5 sec
Ratio : 5 : 1
Knee : Soft Knee
Gain reduction : 2-10 dB

Layaknya aturan main utama dari setiap proses mixing dan mastering, tidak ada istilah salah dan benar atau aturan baku yang harus dituruti. Dengan demikian, langkah-langkah diatas hanyalah sebuah petunjuk setting dan konfigurasi secara umum yang saya gunakan. Beberapa sound engineer yang saya kenal dapat menghasilkan suara yang sangat baik dengan menabrak cara-cara umum tersebut. Kuncinya adalah : eksperimen dan eksplorasi.

Happy mixing,
Andrian Roult

Artikel terkait