2/17/10

3 aturan dasar mixing lagu


Seperti telah saya jelaskan pada artikel sebelumnya, proses mixing sebuah lagu merupakan gabungan skill, taste dan art yang sangat subjektif serta sangat bergantung pada selera maupun kebutuhan lagu. Dengan demikian, sebenarnya tidak ada aturan baku , ataupun istilah salah benar pada proses mixing lagu . Namun bagaimanapun, beberapa acuan yang biasa saya gunakan sebagai aturan dasar mixing layak agar dapat mempersingkat waktu dalam melakukan proses mixing tersebut.


Aturan dasar mixing lagu no 1: penggunaan efek audio (audio fx)

Salah satu aturan dasar memixing lagu adalah membuatnya tetap simple. Jika anda kesulitan mendapatkan hasil suara yang anda sukai, jangan coba menutupi atau menyamarkannya dengan penggunaan efek audio reverb ataupun chorus, karena hal itu malah dapat membuatnya terdengar semakin parah. Dengan menambahkan penggunaan efek audio pada bagian-bagian yang tidak anda sukai secara berlebihan, akan membuat bagian-bagian tersebut terdengar bercampur aduk, sehingga tidak dapat dibedakan satu sama lain. Selain itu dinamika dari hasil mixing anda secara keseluruhan pun akan tenggelam. Cobalah sebisa mungkin untuk tetap menjaga contrast dari hasil mixing anda. Gunakan efek audio hanya pada tempat yang dibutuhkan.

Aturan dasar mixing lagu no 2: cara mengatur equalizer

Tahap yang pasti anda lakukan pada proses memixing lagu adalah tahap dimana anda mengatur equalizer dari setiap track. Anda perlu berhati-hati pada proses ini karena selain dapat memperbaiki kekurangan dari hasil rekaman, equalizer juga dapat menghancurkan keseluruhan hasil mixing anda. Aturan dasar mixing pada saat proses ini adalah bahwa mengatur equalizer hanya digunakan sebagai solusi untuk memperbaiki suara rekaman yang pada dasarnya sudah cukup baik, bukannya sebagai sebuah solusi yang dianggap dapat menyempurnakan suara rekaman yang kurang baik. Jika suara rekaman yang anda rekam tidak sempurna, maka akan jauh lebih baik untuk merekam ulang daripada mengandalkan mengatur equalizer untuk memperbaikinya.


Aturan dasar mixing lagu no 3: mengatur volume pada saat mixing

Dua aturan dasar mengatur volume pada saat memixing lagu adalah: Tidak melakukan mixing dengan volume yang keras secara terus menerus, dan Tidak melakukan mixing pada level volume yang sama secara terus menerus. Anda harus sering menguji hasil mixing anda pada level volume yang bervariasi. Bahkan sesekali cobalah juga untuk memaksimalkan volume untuk dapat mendapat gambaran hasil mixing ketika didengarkan dengan volume yang sangat keras. Setelah mixing lagu anda selesai, sebaiknya anda mendengarkan lagu tersebut dari awal dengan volume yang sangat keras, kemudian mengulanginya dengan volume yang sangat pelan.

Andrian Roult

Artikel terkait